PAG-O2A
silahkan register


TA\' ADA MISTERI YANG TA\'TERPECAHKAN
 
IndeksGalleryPendaftaranLogin

Share | 
 

 TIPU DAYA SETAN

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jony.bago
Mbah
Mbah


Female
Jumlah posting : 23
Registration date : 27.01.09

PostSubyek: TIPU DAYA SETAN   Wed 11 Mar - 20:29

TIPU DAYA SETAN [1]





Kejadian
aneh ini (23-08-01) berawal ketika saya bersama suami memeriksakan anak
sulung kami ke sebuah Rumah Sakit di Bekasi.






Pagi itu tidak ada hal yang aneh ketika kami meninggalkan RS. Dalam
perjalanan pulang, mobil yang dikemudikan oleh suami terasa
normal-normal saja namun 10 menit lepas dari RS, tiba-tiba melalui
pandangan mata batin saya, saya didatangi oleh ‘Anna’ anak kedua saya
yang telah meninggal dunia 3,5 tahun yang lalu. Anna terlihat cantik,
lucu dan menggemaskan.




Haru-biru saya dibuatnya. Seluruh kerinduan, rasa bersalah dan emosi
saya bercampur-aduk saat itu. Tak terasa air mata membasahi pipiku.
saya menangis sesenggukan. Terlebih-lebih ‘anak’ saya tersebut
memberondong dengan pertanyaan dan pernyataan yang membuat saya merasa
bersalah.



Kenapa
papa dan mama lupa sama Anna, kenapa tidak pernah mengirim doa
kepadanya? Serta rajukan dan rengekan khas anak kecil lainnya.
Diciumnya pipi saya berkali-kali. Kemudian perhatiannya beralih ke
papanya, digoncang-goncangkannya bahu papanya yang sedang mengemudi.
Namun karena suami saya belum terbuka mata-bathinnya maka ia kembali ke
saya dan bertanya: Ma.. papa tidak bisa mendengar ya ma? Papa juga
tidak bisa melihat Anna ya ma? Saya mengangguk perlahan. Saya jelaskan
hal ini kepada suami, yang lalu membuatnya merasa bersalah pula karena
telah “melupakannya”. Namun dalam benak pikirannya ada banyak
pertanyaan yang perlu segera mendapat penjelasan tentang kehadiran
“roh” ini. Anna adalah anak kedua kami, ia meninggal dunia pada usia 8
bulan di kandungan. Menurut pengetahuan yang kami dapatkan selama ini,
bahwa anak yang meninggal dalam kandungan roh-nya akan langsung
menghadap ke Sang Pencipta. Tapi kenapa roh anak kami ini masih
gentayangan di dunia fana ini? Apakah karena kami tidak melakukan
aqiqah? ataupun selamatan hingga ia begini? Di mobil dalam perjalanan
pulang itu saya dan suami terus memikirkan kemungkinan penyebab dari
semua ini.




Sesampai dirumah anak tersebut maunya nempel terus sama papanya. Suami
saya yang kebetulan hari itu sedang tidak sehat, selalu berbaring
ditempat tidur. “anak” itupun dengan manjanya ikut tiduran memeluk
papanya dengan kepala bersandar di dada papanya, saya hanya
senyum-senyum saja melihatnya. Suami saya bertanya melalui saya kepada
anak kami tersebut mengenai banyak hal seperti: Dimana ia selama ini?
Siapa yang mengasuhnya dari bayi hingga usia 3,5 tahun ini? Mengapa ia
datang ke kami? Dan lain-lain pertanyaan yang intinya adalah untuk
memuaskan rasa penasaran kami.




Rasa penasaran kami membuat kami sepakat untuk pergi ke tempat praktek
Pak Haji Bambang untuk mencari solusi dan penjelasan. Herannya, tiba
saat kami hendak pergi “anak” kami tersebut tidak ingin ikut dengan
alasan takut disuruh pulang oleh Pak Haji Bambang. Ia hanya berpesan
agar jangan pergi lama-lama karena ia hanya punya waktu menginap satu
malam saja, dan besok sudah harus pulang ke tempatnya. Akhirnya saya
dan suami berangkat malam itu ditemani oleh anak kami yang paling
kecil, Sasha.




Seperti biasa kami mendaftarkan diri pada Bu Ika untuk konsultasi.
Sambil menunggu giliran kami ngobrol dengan sesama pasien tentang
pengalaman masing-masing. Pada malam itu teman pasien kami lebih banyak
yang memiliki keluhan non-medis daripada medis. Tiba giliran saya yang
langsung ditangani oleh Pak Haji Bambang.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
TIPU DAYA SETAN
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
PAG-O2A :: Karya Sastra :: Cerita Pendek-
Navigasi: